Konfigurasi EIGRP Menggunakan Otentikasi MD5 (md5 authentication)

EIGRP hanya mendukung otentikasi dengan MD5.

Konfigurasi otentikasi pada routing protocol EIGRP hanya dilakukan dalam dua langkah :
  1. Membuat key chain dan key
  2. Menerapkan key chain pada interface ynag menjalankan EIGRP.  
Ok kita akan mencoba konfigurasi EIGRP menggunakan otentikasi. Dua router cisco terkoneksi melalui interface serial 1/0. Pada router R1 terdapat 3 interface loopback yang mewakili LAN, begitu juga pada router R2, terdapat 3 interface loopback.
topologi network EIGRP auth
Seperti pada lab sebelumnya, kita konfigurasikan agar EIGRP berjalan dan kita akan melakukan tes koneksi .

berikut hasil ping, yang berarti EIGRP berjalan
hasil ping dari Router R1

Membuat key chain dan key

Langkah- langkah untuk membuat keychain adalah sebagai berikut,
  • Pada konfigurasi global, definisikan nama keychain. Nama keychain tidak harus sama pada kedua roueter.
  • Pada keychain, definisikan key id, yang merupakan identifikasi key. Kita dapat membuat lebih dari satu key-id, tetapi yang digunakan oleh router adalah yang mempunyai nomor id paling kecil. Key id ini harus sama pada kedua router.
  • Setelah key id selesai dikonfigurasi, kita buat password yang sebenarnya dengan menggunakan perintah "key-string password". Ini adalah password yang sebenarnya, yang akan saling dicocokkan oleh EIGRP

Router R1
R1# configure terminal 
R1(config)# key chain kunciku_router1
R1(config-keychain)# key 1
R1(config-keychain-key)# key-string 123456
R1(config-keychain-key)# end

Router R2 
R2# configure terminal 
R2(config)# key chain kunciku_router2
R2(config-keychain)# key 1
R2(config-keychain-key)# key-string 123456
R2(config-keychain-key)# end


Setelah selesai mengkonfigurasikan key chain, hanya ada 2 langkah terakhir untuk dilakukan pada setiap router, yaitu mengatakan pada router keychain mana yang akan kita gunakan untuk otentikasi dan mengaktifkan otentikasi pada EIGRP. Kedua langkah ini dilakukan pada mode konfigurasi interface.

Ok, kita akan mengkonfigurasikan otentikasi pada router R1, 

Router R1
R1# configure terminal  
R1(config)# interface serial 1/0
R1(config-int)# ip authentication mode eigrp 15 md5
R1(config-int)# ip authentication key-chain eigrp 15 kunciku_router1
R1(config-int)#end
topologi change EIGRP
Perhatikan bahwa Neigbor 192.168.0.2 down dan kemudian membentuk neigbor lagi. Ini karena router R1 sekarang telah menggunakan otentikasi md5. Kita lihat apa yang terjadi pada router R2, meggunakan perintah "debug eigrp packets".
topologi change EIGRP Router R2
Kita lihat log pada router R2, terdapat pesan "auth failure".  OK kita konfigurasikan otentikasi pada router R1 dan melihat apa yang terjadi para router R1

Router R2
R2# configure terminal  
R2(config)# interface serial 1/0
R2(config-int)# ip authentication mode eigrp 15 md5
R2(config-int)# ip authentication key-chain eigrp 15 kunciku_router2
R2(config-int)# end

Berikut screenshot pada router R1
EIGRP md5 authentication


Verifikasi otentikasi EIGRP

Untuk memverifikasi otentikasi eigrp, kita gunakan perintah "debug eigrp packets", seperti dibawah ini.
verify md5 eigrp
tes koneksi 
hasil ping dari Router R1
File konfigurasi gns3 dapat didownload disini dan disini.

Konfigurasi Dasar Routing Protocol EIGRP pada Router Cisco

Pada artikel bagian 1, bagian 2 dan bagian 3 kita telah berkenalan dengan EIGRP, mempelajari bagaimana EIGRP bekerja membentuk neighbor dengan tetangganya dan memilih rute terbaik menuju destination network.   
Sangat mudah untuk mengkonfigurasi EIGRP pada router cisco, yang perlu kita lakukan adalah mengaktifkan EIGRP pada router cisco dengan perintah "router eigrp" diikuti dengan nomor Autonomous System (AS), kemudian mengumumkan (advertise) network yang terkoneksi pada router.

Konfigurasi EIGRP pada Router Cisco


OK, kita akan menggunakan topologi dibawah ini untuk konfigurasi dasar EIGRP.
Tugasnya adalah menghubungkan ketiga router menggunakan EIGRP dengan nomor AS 100. Buat tiga loopback interface yang mewakili LAN dengan data sebagai berikut :
Router_1 : 192.168.1.0 / 24
Router_2 : 192.168.2.0 / 24
Router_3 : 192.168.3.0 / 24
topologi dasar EIGRP

Berikut konfigurasi  pada ketiga router,

Router_1
!
router eigrp 100
passive-interface Loopback1
network 172.16.12.0 0.0.0.3
network 172.16.13.0 0.0.0.3
network 192.168.1.0 
no auto-summary 
! 

Router_2
!
router eigrp 100
passive-interface FastEthernet2/0
passive-interface Loopback2
network 172.16.12.0 0.0.0.3 
network 172.16.23.0 0.0.0.3
network 192.168.2.0 
network 192.168.10.0
no auto-summary
!

Router_3
!
router eigrp 100
passive-interface Loopback3
network 172.16.13.0 0.0.0.3
network 172.16.22.0 0.0.0.3
network 192.168.1.0 
no auto-summary
!

Perintah "router eigrp [AS]" akan mengaktifkan routing protokol EIGRP pada router cisco. Nomor Autonomous System  ini harus sama, jika tidak EIGRP tidak akan pernah membentuk neighbor dengan tetangganya. 
Efek dari perintah "passive-interface" tergantung dari routing protokol yang diterapkan. Pada interface yang menjalankan routing protocol RIP, perintah "passive-interface' akan mencegah router mengirim paket update tetapi membolehkan untuk menerima paket update. Sedangkan pada EIGRP, perintah "passive-interface" ini akan mencegah interface untuk mengirim ataupun menerima paket update
Secara default, EIGRP akan melakukan summary pada ip address clasfull. Tujuannya memperkecil tabel routing, tapi pada beberapa kasus hal ini akan membuat router bingung, yang akan mengakibatkan paket loss dan routing yang tidak akurat. Untuk mencegah hal ini, gunakan perintah no auto-summary yang akan mencegah EIGRP untuk melakukan summary pada network.


Verifikasi konfigurasi EIGRP


Beberapa perintah yang berguna 
  • show ip protocols
  • show ip eigrp interfaces
  • show ip eigrp neighbors
  • show ip eigrp topology all-links

show ip protocol

Perintah ini akan menampilkan parameter dan status dari routing protocol yang sedang berjalan. Berikut screenshot dari Router_1.

hasil perintah show ip protocols

show ip eigrp interfaces

Perintah ini akan menampilkan interface mana yang aktif dalam proses EIGRP. Berikut screenshot dari Router_1.

hasil perintah show ip eigrp interfaces

show ip eigrp neigbors

Perintah ini akan menampilkan tabel neighbor yang dipelajari EIGRP dari tetangganya dan memastikan neighbor itu aktif atau tidak. Berikut screenshot dari Router_1.

hasil perintah show ip eigrp neighbors

show ip eigrp topology

Perintah ini menampilkan tabel topologi EIGRP, status aktif tidaknya proses routing, successor, dan feasible distance menuju destination network. Untuk informasi yang lebih lengkap gunakan "show ip eigrp topology all-links". Berikut screenshot dari Router_1.
hasil perintah show ip eigrp topologi


Setelah memastikan bahwa EIGRP telah berjalan dengan baik, kita akan melakukan tes koneksi dengan menggunakan ping.
hasil ping topologi EIGRP
File konfigurasi lab gns3 dapat di download disini dan disini

Bagaimana EIGRP bekerja? (part 3)

Pada bagian lalu, telah dibahas bagaimana EIGRP memilih rute terbaik menuju destination network. Salah satu keunggulan yang dilmiliki EIGRP dibandingkan dengan routing protokol lainnya adalah, EIGRP memiliki rute back-up. Rute back-up ini akan dipasang di tabel route jika rute utama mengalami kegagalan. 
Bagaimana cara EIGRP memilih rute back-up? 
Untuk menjadi rute back-up, formula yang harus dipenuhi adalah 
Nilai Advertised distance harus lebih kecil dari nilai feasible distance successor
Topologi EIGRP feasible successor
Router jakarta akan mengatakan kepada router Aceh advertised distance-nya 7, router Makassar akan mengatakan advertised distance-nya 2, dan router surabaya akan mengatakan advertise distance-nya 8 . Untuk lebih mudah kita buat dalam bentuk tabel, seperti dibawah ini.
tabel advertised distance eigrp

Karena router aceh tahu nilai metrik menuju router jakarta, makassar dan surabaya (directly connected), kita akan melengkapi tabel di atas dengan feasible distance. 
tabel feasible distance EIGRP
Rute dengan nilai feasible distance terkecil (router jakarta ) akan menjadi successor. Untuk melihat rute back-up nilai advertised distance harus lebih kecil dari nilai feasible distance, sehingga yang menjadi feasible successor adalah router surabaya.
tabel feasible successor EIGRP

Bagaimana EIGRP bekerja ? (part 2)


Dalam perhitungan metriknya, EIGRP menggunakan beberapa parameter yaitu bandwidth, delay, load dan reliability. Bandwidth dan delay adalah nilai yang statis. Link yang menggunakan Fast Ethernet mempunyai nilai 100 Mbit dan delay 100 usec (micro second). Ethernet mempunyai nilai 10Mbit dan delay 1000 usec. 
Nilai load dan reliability adalah dinamis, yang berarti dapat selalu berubah dari waktu ke waktu  tergantung kondisi. Load adalah seberapa sibuknya jalur tersebut, dan reliability adalah seberapa handal link tersebut dengan melihat dari error. Semakin rendah nilai metrik ini, semakin bagus.

Secara default, EIGRP hanya menggunakan nilai bandwidth dan delay. Kita tidak ingin EIGRP mengirimkan update setiap saat hanya karena sebuah link tiba - tiba menjadi sibuk. 

Bagaimana EIGRP memilih route terbaik ?
Telah kita ketahui bahwa EIGRP, menggunakan metrik untuk memilih route terbaik menuju destination network. Nilai yang terendah yang akan dipilih dan dipasang pada tabel routing. 
Kita mempunyai tiga router cisco yang kita namakan Aceh, Jakarta dan Jayapura. Ketiga router tersebut menjalankan routing protocol EIGRP untuk mendapatkan waktu convergence yang cepat. Kita akan menghitung rute terbaik menuju destination yang terletak dibelakang router Jayapura. 
topologi EIGRP
Pada gambar diatas, telah diberikan nilai metrik yang sederhana, jika kita lihat nilai metrik ini pada router cisco yang asli, nilainya akan sangat besar sekali.
topology EIGRP advertised distance

Router jayapura akan mengumumkan metriknya untuk mencapai destination network kepada router jakarta. Informasi metrik inilah yang disebut sebagai advertised distance.
Advertised distance (metrik) dari router jayapura ini akan di simpan pada tabel topologi router jakarta. Di dalam tabel topologi router jakarta juga tersimpan metrik untuk menuju router jayapura (directly connected). Sekarang router jakarta tahu metrik menuju destination network yang berada di balik router jayapura. Total metrik inilah yang disebut feasible distance, yang akan disimpan pada tabel routing router jakarta.
topology EIGRP advertised distance
Karena router aceh juga menjalankan EIGRP, router jakarta akan mengirim feasible distance ke router aceh, yang bernilai 7. Router aceh akan menyimpan inforrmasi ini sebagai advertise distance dalam tabel topologinya. Sekarang router aceh tahu berapa metrik untuk mencapai destination network (yaitu 14, yang berasal dari advertised distance dari router jakarta, dan nilai metrik -directly connected- ke router jakarta) dan menyimpan informasi ini dalam tabel routing. 

Bagaimana dengan back up route ?  

bersambung pada artikel berikutnya

Bagaimana EIGRP bekerja ? (part 1)

EIGRP atau Enhanced Interior Gateway Routing protocol adalah  Routing protocol yang dibuat dan dikembangkan oleh Cisco. EIGRP merupakan versi lanjutan dari IGRP dan menggunakan algoritma --yang disebut oleh Cisco-- DUAL, Diffusing Update Algorithm. DUAL menjamin bebas loop (loop free), waktu konvergensi yang cepat. 

Tapi pada dasarnya EIGRP adalah distance vector routing protocol karena router yang menjalankan EIGRP tidak mengetahui keseluruhan topologi network seperti pada protokol link state. EIGRP bisa jadi merupakan routing protocol yang terbaik didunia --dalam hal convergence-- jika bukan milik cisco. 

Salah satu kelebihan utama yang dimiliki EIGRP dibandingkan routing protocol yang lain adalah EIGRP menawarkan fitur router backup, dimana jika terjadi perubahan topologi jaringan, EIGRP tidak harus melakukan perhitungan ulang, tetapi langsung menggunakan back-up route. Perhitungan ulang route metric dilakukan jika back-up route mengalami kegagalan. 

Fitur EIGRP

  • Waktu convergence yang cepat  
  • Partial update, EIGRP hanya mengirimkan update jika terjadi perubahan pada network (trigger update) . 
  • Algoritma DUAL yang menjamin bebas looping (loop free).
  • Mendukung Variable Length Subnet Mask (VLSM).
  • Mendukung manual summarization.  
  • Load balancing  dengan equal cost dan unequal cost

Istilah dalam EIGRP

  • Feasible distance, total metrik menuju destination
  • Advertised distance, berapa jauh destination network dari neighbour
  • Feasible successor, rute backup menuju destination network
  • Successor, rute utama menuju destination network 


Bagaimana EIGRP bekerja ?

 Tabel EIGRP 
Sebelum EIGRP saling bertukar informasi routing, mereka harus membentuk neighbour       (disebut juga adjacencies), tiga kondisi yang harus dipenuhi
  1. Hello atau Ack yang diterima (jika sudah terbentuk adjancencies)
  2. Autonomous Number (AS) yang sama
  3. Metrik yang identik (nilai K)
Pada saat Router Cisco menjalankan routing protocol EIGRP, EIGRP akan bekerja dengan mengisi Neighbour table dengan informasi yang berisi semua daftar interface yang "directly connected", dan hop router berikutnya. Kemudian EIGRP akan mengirimkan paket hello yang berisi tabel neighbour. Jika EIGRP menerima paket hello dari routing tetangga, ia akan mengisi tabel topologi dengan informasi dari tabel neighbour ditambah informasi yang berasal dari paket hello yang diterima dari tetangganya. Algoritma DUAL akan melakukan perhitungan dan menentukan rute terbaik menuju destination network yang akan dipasang pada tabel routing.


Secara garis besar, dapat disimpulkan,
Neighbour table akan berisi : 
  • Daftar semua interface yang directly connected
  • Next Hop Router
Topology table akan berisi :
  • Daftar semua rute yang dipelajari dari tetangga yang berisi destination dan metrik-nya
  • Neighbour table
Routing table akan berisi :
  • Rute terbaik dari Topology table akan dipasang pada tabel routing ini.

Paket - paket EIGRP

EIGRP akan berkomunikasi dengan tetangganya menggunakan ip address multicast 224.0.0.10 dan menggunakan 5 jenis message 
  • Hello, paket hello untuk membuat hubungan neighbour
  • Update, paket ini digunakan untuk mengirimkan informasi update
  • Query, digunakan jika terjadi kegagalan dalam salah satu rute network, dan tidak terdapat feasible successor untuk rute yang gagal tersebut.
  • Reply, respon dari Query
  • Ack , respon atas pesan Hello, Update dan Query